Rabu, 15 Juni 2016

“KETHEK OGLENG” TARIAN MENYERUPAI TINGKAH KERA KHASNYA KABUPATEN PACITAN

Pacitan, daerah kelahiran mantan Presiden RI yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono ini memilki daya tarik wisata yang beragam. Daya tarik tersebut meliputu wisata alam, wisata minat khusus, wisata budaya dan wisata kuliner.  Pada kesempatan kali ini penulis menceritakan salah satu wisata budaya yang ada di Kabupaten Pacitan yaitu kesenian Kethek Ogleng. Kesenian Kethek Ogleng adalah kesenian rakyat yang berasal dari Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan, Kabupeten Pacitan. kesenian ini dimunculkan dihadapan public pada tahun 1963. Jadi saat ini usia kesenian ini menginjak 54 tahun. Walapun terbilang belum memiliki usia yang lama dari pada kesenian jawa yang lainnya tetapi, kesenian ini patut dilestarikan dan dijadikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Pacitan.

Selasa, 07 Juni 2016

KEGIATAN TAHUNAN "RONTEK GUGAH SAHUR" KHAS NYA PACITAN



Satu lagi budaya yang ada di Pacitan. yaitu Rontek Gugah sahur.  Kegiatan ini biasanya di lakukan pada bulan Ramadhan malam hari hingga menjelang sahur.  Tetapi kadang dilakukan pada hari perayaan kemerdekaan Indonesia.
Rontek berasal dari kata "ronda thetek" yang merupakan alat musik sejenis kentongan untuk ronda atau siskamling, terbuat dari bambu yang dilubangi memanjang di bagian tengahnya. Cara memainkannya dipukul-pukul dengan bambu juga sehingga terdengar alunan musik yang unik dan indah.

Senin, 06 Juni 2016

MENARI YUKS!!! BANYAK MANFAATNYA LHO :D



Untuk kali ini saya akan menulis tentang salah satu hobi saya yaitu menari. Sapa bilang menari itu negative, dengan menari kita dapat menyalurkan hobi, kreatifitas dan eskpresi diri. Menari juga salah satu bentuk dalam melestarikan budaya. Selain itu dengan menari kita memperoleh beberapa manfaat. Diantaranya yaitu:
1.     Mengurangi Berat Badan  
Menari selama 60 menit dapat membakar 468 kalori (untuk orang dengan berat 60 kilogram). Angka ini tergolong cukup besar. Bandingkan dengan bersepeda santai untuk waktu yang sama akan membakar 450 kalori. Yang lebih menarik lagi, karena aktivitas menari lebih terasa sebagai hiburan ketimbang berolahraga. Jangan khawatir berat badan turun tidak akan membuat bagian tubuh tertentu menjadi bergelambir justru akan membuat badan menjadi kencang tanpa obat- oobat tertentu.  jadi yang mau langsing boleh dicoba.

CULTURE OF PACITAN

“PARADISE OF JAVA” memang patut dijadikan city branding untuk Kabupaten yang satu ini. Pariwisata di Kabupaten Pacitan saat ini sedang meloncat. Tingkat kunjungan wisatawan meningkat pesat dari tahun 2013 hingga 2016. Jika bertanya pada wisatawan “apa sih yang membuat tertarik untuk mengunjungi Pacitan?” pasti jawabnya Pantai dan Goa nya.
Jangan salah ya, Pacitan juga mempunyai budaya yang kental dan masih dipertahankan hingga saat ini. Salah satu budaya tersebut adalah upacara adat. Banyak sekali upacara adat yang ada di Pacitan dan hal tersebut dapat dijadikan daya tarik wisata khususnya bagi wisatawan mancanegara. Penasaran apa saja upacara adat yang ada di Pacitan? Yuk simak penjelasan berikutnya,,,,

Minggu, 15 Mei 2016

MERASAKAN MENGUNJUNGI BERBAGAI DAERAH HANYA DALAM SATU TEMPAT "TAMAN BUNGA NUSANTARA" BOGOR

kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya dan teman saya berkunjung ke Taman Bunga yang berada di Bogor. Ketika itu saya berada di Bogor memang bertujuan untuk jalan – jalan. Dan saya menginap di rumah saudara teman saya. Namun saya tidak hanya berkunjung ke Bogor tetapi juga ke Jakarta dan Depok. Yang saya ceritakan pada tulisan ini yaitu ketika saya dan teman saya berkunjung Taman Bunga Bogor.

Minggu, 01 Mei 2016

MENCOBA SERUNYA FLYING FOX TERPANJANG DI INDONESIA


pemandangan Pantai Taman dari atas bukit
Satu lagi pantai unik yang ada di Pacitan yaitu pantai Taman.  Bernama Pantai Taman karena tempatnya yang berada di Dusun Taman, Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan. tepatnya berada di sebelah Timur Kota Pacitan melewati JLS (Jalur Lintas Selatan). Aksesnya pun cukup mudah dilalui dengan menggunakan kendaraan apa saja dan mudah pula ditemukan. Dari arah Pacitan melewati JLS sampai Pantai Soge terus ke Timur hingga menemukan petunjuk arah Pantai Taman. Tiket masuk ke Pantai ini hanya dengan membayar Rp 5.000,00

Rabu, 13 April 2016

CAMPING DI PANTAI WOHKUDU

Kali saya akan menceritakan pengalaman saya camping di Pantai Wohkudu. Ini merupakan pengalaman camping saya yang pertama di alam bebas. Saya dan tujuh orang teman saya berangkat pada selasa malam jam 7. Perjalanan di tempuh selama dua jam lebih sebab kami belum mengetahui secara pasti lokasi pantai tersebut.
Pantai Wohkudu berada di desa Panggang, Gunung kidul. Akses jalan lebih cepat melalui imogiri. Untuk menuju pantai tersebut memang cukup sulit. Setelah melawati jalan raya yang menuju pantai Kesirat  kemudian melewati jalan setapak yang belum diaspal. Ikuti jalan tersebut hingga menemukan penanda jalan Pantai Wohkudu. Tidak berhenti situ kita maih haru melanjutkan perjalanan dengan trekking yang cukup sulit terlebih ketika hujan. Jalanan akan semakin licin. Kurang lebih berjalan sekitar 1 km kita sampai ditujuan.

Senin, 11 April 2016

MENIKMATI PANTAI PRIBADI DI PANTAI TAWANG PACITAN


Pacitan memang terkenal dengan keindahan pantainya seperti pantai Klayar, Banyu Tibo, Srau, Teleng ria dan lain lain. Salah satu pantai yang eksotik di bagian sebelah timur Pacitan yaitu Pantai Tawang.  Pantai ini berada di Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan.  Jarak tempuh dari pusat kota Pacitan lebih kurang 30 km atau 1 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi.  Diperjalanan kita akan disuguhkan pemandangan indah yang saat ini sedang terkenal yaitu Jalur Lintas Selatan.

Selasa, 05 April 2016

OLAHAN IKAN TUNA OLEH - OLEH KHAS PACITAN YANG ENAK DAN BERGIZI

risoles tuna
Pacitan memiliki makanan atau jajanan khas yang rasanya sungguh nikmat. Seperti sale pisang, kolong, jenang Pacitan. Selain itu produk khas yang menjadi inovasi baru adalah olahan dari ikan tuna yang meliputi tahu tuna, otak – otak tuna, nugget tuna, sosis tuna, rolade tuna, bakso tuna, dan abon tuna. Tidak hanya destianasi wisata saja yang dikenal masyarakat tetapi makanan dan souvenir khas Pacitan akan dikenal dan diharapkan disukai masyarakat.
Pacitan sangat melimpah hasil lautnya. Bahkan hasil laut dari kota ini dikatakan sebagi produk yang memiliki kualitas baik sehingga ada yang diekspor ke Jepang. Melimpahnya hasil laut tersebut memunculkan inoivasi untuk membuat olahan dari ikan khususnya ikan tuna. Kenapa ikan ini yang diapakai? Sebab jumlahnya banyak dan sangat potensial bila dikembangkan. Tidak hanya itu kandungan dan manfaat ikan tuna sangat banyak. Manfaat tersebut diantaranya; mengandung omega 3 yang membuat tuna mempunyai seribu satu manfaat bagi kesehatan, kaya akan berbagai mineral penting, merupakan sumber vitamin, dapat mencegah stroke, obesitas dan kanker payudara.
WAYANG BEBER



 





Wayang berasal dari kata bayangan dan wayang artinya adalah gambaran. Sejarah wayang yaitu dimulai pada wayang batu yang berada pada relief candi. Karena tidak dapat di bawa kemana – mana, kemudian berkembang menjadi wayang lontar. Daun tersebut ukurannya cukup kecil dan hal itu menyebabkan tidak banyak orang yang dapat menyaksikan dengan jelas ketika dimainkannya wayang tersebut. Maka dari itu mulailah berkembang wayang beber. Wayang ini diperkirakan ditemukan pada sekitar tahun 1300 M, 1400 M, dan 1600 M. setelah wayang beber, muncullah wayang kulit kemudian wayang orang.
Sejarah singkat wayang beber Pacitan dimulai ketika ada seorang pengembara yang bernama Naladerma mencoba mengapdi kepada raja untuk menyembuhkan anak Prabu Brawijaya. Anak Sang Raja tersebut mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh. Sudah banyak orang yang berusaha menyembuhkannya, namun tidak ada satupun yang berhasil. Hingga Prabu Brawijaya akan memberikan hadiah apapun yang diminta bagi yang berhasil menyembuhkan anaknya. Dan yang berhasil menyembuhkan anak Sang Raja adalah Naladerma. Prabu Brawijaya memerintahkan Naladerma untuk tinggal selamanya di Kerajaan Majapahit. Namun, Naladerma menolak tawaran tersebut karena dia teringat akan perkataannya yaitu sebelum mendapatkan wahyu dari Sang Maha Pencipta dia tidak akan kembali. Prabu Brawijaya tetap ingin memberikan hadiah kepada Naladerma. Namun, dia menolak apapun yang diberikan. Pada suatau hari anak Sang Prabu sedang mengambar dan dengan mahirnya Naladerma menceritakan isi dari gambar tersebut. Keahlian Naladerma membuat kagum Prabu Brawijaya. Dia pun disuruh menceritak sebuah lukisan pusaka kerajaan. Naladerma menceritakan kisah percintaan antara Panji Jaka Kembang dan Dewi Sekartaji.  Dari situlah Naladerma diangkat sebagia dalang pusaka kerajaan majapahit dan dial ah yang menjadi dalang pertama wayang beber. Tetapii Naladerma tidak mau menjadi dalang pusaka majapahit. Dia pun kembali ketempat kelahirannya dengan membawa pusaka yang di berikan Prabu Brawijaya. Setelah sampai di rumah, Naladerma menceritakan pengalamannya serta merundingkan tata cara menjalankan pusaka tersebut. Maka tercetuslah nama Gilir Ringgit sebagai tata cara menjlankan wayang beber.
Dalam cerita wayang beber terdapat 24 jagong  yang menceritakan kisah cinta Panji Jaka Kembang dan Dewi Sekartaji, tetapi pada jagong ke 24 tidak boleh dibuka karena dianggap sangat sakral. Dalang yang memainkan wayang ini adalah turun – temurun dan tidak boleh seorang perempuan. Berikut adalah silsilah dalang wayang beber
Naladerma
Nalangsa
Citrawangsa
Gandayuta
Singa Nangga
Trunadangsa
Gandalesana
Setralesana
Perempuan ( tidak boleh, maka nunggak semi )
Dipalesana
Palesana
Pasetika
Sarnen
Sumardi
Perempuan ( tidak boleh, maka nunggak semi )
Handoko
Sumardi telah dipanggil Tuhan Yang Maha Esa sebelum mengajarkan kepada cucunya yaitu Handoko. Namun, sebelum meninggal beliau sempat mengajarkan kepada Rudhi Prasetyo dan mewasiatkan untuk mengajarkan kepada Handoko. Dengan demikian dalang wayang beber saat ini adalah Rudi Prasetyo dan beliau bukanlah keturunan Naladerma. Tetapi beliau peduli terhadap wayang beber dan menjalankan sebuah sanggar budaya pelestari wayang beber pacitan yang bernama “Sanggar Lung” lung yang artinya memberi. Siapaun boleh belajar dan bergabung dalam sanggar tersebut.
Sebelum melakukan pertunjukan wayang beber yang pakem ada ritual khusus. Bila tidak dilakukan ada masalah saat pertunjukkan berlangsung yaitu turunnya hujan. Sesaji yang digunakan dalam ritual tersebut adalah , jadah jojoh ditumpang panggang, pisang raja, kembang setaman, dan menyan madu. Sedangkan alat musik yang mengiringi cerita wayang beber lebih sederhana yaitu hanya 4, diantaranya : gendang, kenong, gong, dan rebab. Wayang yang masuk 20 keajaiban Jawa Timur ini biasanya ditampilkan dalam ruwatan, kaul atau nazar, acara – acara pemerintah, hari jadi kota Pacitan dan ketika ada tamu kenegaraan.
 

Senin, 04 April 2016

BANYU ANGET "TIRTO HUSODO" PACITAN

Kota Pacitan yang berjulukan sebagai kota 1001 Goa mempunyai bermacam-macam objek wisata baik wisata pantai, goa, desa, pegunungan, dan masih banyak yang lainnya yang sangat menarik untuk dikunjung. Selain itu, terdapat juga sebuah ojek wisata yang tidak kalah bagusnya yaitu objek wisata pemandian air hangat Tirto Husodo, konon katanya Tirto artinya ‘air’ dan Husodo artinya ‘hangat’. Legenda dari destinasi ini yaitu, dahulu kala ada seorang dalang yang sedang memainkan wayang. Tidak sengaja dia menyenggol kopi dan lampu minyak yang ada didekatnya. Kemudian bercampurlah kopi dan minyak dari lampu tersebut. Entah dari mana datangnya muncul mata air panas yang kemudian  saat ini menjadi pemandian umum. Ada pula mitos yang mengatakan bahwa jika pasangan muda – mudi berkunjung ke tempat ini maka hubungannya tidak langgeng.